Home > Aqidah, Buku > Buku al-Bidayah wan Nihayah karya al-Hafizh Abul Fida’ Ibnu Katsir

Buku al-Bidayah wan Nihayah karya al-Hafizh Abul Fida’ Ibnu Katsir


Segala puji bagi Allah semata, tiada ilah yang berhak disembah dengan cara
benar selain Dia. Shalawat dan salam semoga tercurah atas Penutup para Rasul
dan Nabi, Muhammad, atas keluarga dan para sahabat serta orang-orang yang
mengikuti mereka dengan baik sampai Hari Kemudian kelak.
Amma ba’du,
Alhamdulillah, berkat pertolongan Allah jualah akhirnya buku al-Bidayah
wan Nihayah karya monumental al-Hafizh Abul Fida’ Ibnu Katsir yang direvisi,
ditahqiq dan disusun kembali oleh Dr. Muhammad bin Shamil as-Sulami dapat
dirampungkan penerjemahannya. Buku fenomenal yang memang perlu dibaca
oleh kaum muslimin yang mengungkapkan kepada kita masa-masa keemasan
Islam dan kaum Muslimin. Semua peristiwa direkam secara apik oleh al-Hafizh
Ibnu Katsir dalam bukunya ini. Beliau menyu-sunnya berdasarkan kronologis
waktu dan peristiwa. Salah satu kelebihan kitab beliau ini daripada buku-buku
sejarah lainnya adalah referensi dan sumber-sumber sejarah yang menjadi patokan
beliau.

Beliau bersandar kepada referensi terpercaya dan sumber-sumber sejarah yang
berasal dari riwayat-riwayat yang shahih dan bisa dipertanggung jawabkan.
Beliau berkata, “Kami tidak akan menyebutkan riwayat-riwayat israiliyyat
(riwayat-riwayat Bani Israil), kecuali yang telah diizinkan oleh sya-riat untuk
dinukil yang tidak menyelisihi al-Qur’an dan sunnah RasulNya dan inilah bagian
dari hal-hal yang tidak boleh dibenarkan ataupun didustakan yang biasanya
menceritakan secara lebih luas berita-berita ringkas yang terdapat dalam agama
kita, seperti penyebutan nama yang tidak disebutkan dalam syariat kita, yang
hakikatnya tidak begitu penting untuk kita ketahui detailnya, maka dalam hal ini
kami akan sebutkan sebagai pe-lengkap saja bukan sebagai hujjah yang akan
dijadikan sebagai landasan, sebab sandaran sebenarnya hanyalah al-Qur’an yang
mulia dan riwayat-riwayat yang dinukil secara shahih ataupun hasan, adapun
riwayat-riwayat yang lemah akan kami jelaskan kelemahannya.” Inilah
metodologi yang dipakai pengarang buku-buku sirah nabi dan kisah-kisah para
nabi sebelumnya. Beliau selalu bersandar kepada al-Qur’an dan riwayat-riwayat
hadits yang marfu’ ataupun mauquf, baik hadits tersebut shahih ataupun hasan.
Beliau akan menyebutkan riwayat yang terdapat di dalamnya kelemahan sambil
mengingatkannya. Keistimewaan metode ini, beliau selalu menyebutkan haditshadits
maupun atsar lengkap dengan sanadnya, agar para pembaca maupun
peneliti dapat mengetahui kedudukan sanad tersebut dan akan lebih mudah untuk
mengkritisinya, beliau tidak pula menyebutkan berita israiliyyat kecuali yang
dibolehkan syariat saja. Selain itu beliau tidak menyebutkannya kecuali sekedar
untuk dikritik. Beliau mengkritik para penulis sejarah yang banyak memuat
riwayat israiliyyat dalam buku-buku mereka, beliau berkata, “Kami tidak akan
meng-ikuti jejak mereka, ataupun menempuh jalan mereka. Kami tidak akan menyebutkan
riwayat-riwayat seperti itu kecuali sedikit saja agar lebih ringkas,
kemudian akan kami terangkan yang haq dan yang sesuai dengan apa-apa yang
terdapat dalam agama kita. Adapun berita yang menyelisihi konsep agama kita
pastilah akan aku ingkari. Jadi, referensi beliau dalam penulisan kitab kolosal al-
Bidayah wan Nihayah ini adalah sebagai berikut :
– Al-Qur’anul karim dan kitab-kitab tafsir bil ma’tsur (tafsir dengan atsar
maupun hadits), kemudian asbabun nuzul (sebab turun ayat).
– Sunnah-sunnah yang diriwayatkan dari Nabi saw baik yang terdapat dalam
kitab-kitab Shahih (yang memuat hadits shahih saja, pent.), kitab Sunan, Musnad,
maupun Jami’.
– Atsar yang dinukil dari perkataan sahabat dan para tabi’in.
– Kitab-kitab yang terdahulu seperti: Taurat dan Injil, namun beliau akan
memilih-milih dari kitab tersebut sebagaimana yang beliau sebutkan lebih dari
sekali, “Berita-berita yang boleh kita riwayatkan sebagaimana sabda Nabi
‘Silahkan menyampaikan riwayat dari Bani Israil tidaklah mengapa, namun
siapa saja yang berdusta atas namaku maka hendaklah mangambil tempat di neraka’
– Di antara referensi beliau dalam penulisan sirah: Kitab-kitab Maghazi nya
Dalail an-Nubuwwah, khususnya kitab Maghazi Ibnu Ishaq, dan Musa bin Uqbah,
ataupun kitab Dalail an-Nubuwwah karya Abu Nu’aim, ataupun Dalilun Nabi
karya al-Baihaqi. Disebabkan begitu luasnya bacaan dan hafalan beliau terhadap
sunnah nabi, sehingga seolah-olah beliau benar-benar mengusai semua yang
terdapat dalam kitab-kitab Shahih, Sunan, Musnad, Mushannaf, dan kitab-kitab
tafsir bil ma’tsur yang berkaitan dengan tema-tema yang terdapat dalam sirah
nabi.
Adapun referensi beliau dalam menulis kejadian-kejadian penting dan
wafatnya para tokoh adalah kitab-kitab yang telah disebutkan tadi, khu-susnya
penukilan dari kitab Tarikh ar-Rusul wal Muluk karya Ibnu Jarir ath-Thabari
(wafat 310 H), Tarikh Madinah ad-Dimasyqi karya Ibnu Asakir (wafat 571 H),
kitab al-Muntazham karya Ibn al-Jauzi (wafat 597), kitab al-Kami lfi at-Tarikh
karya Ibn al-Atsir (wafat 630 H).
Kemudian untuk memudahkan para pembaca dalam penggunaan ensiklopedia
besar ini dan untuk lebih memudahkan penggalian berbagai bentuk manfaat dari
buku ini, maka Dr. Muhammad bin Shamil as-Sulami tergerak untuk menyusun,
meringkas dan merevisi kitab al-Bidayah wan Nihayah karya al-Hafizh Ibnu
Katsir ini. Khususnya yang berkaitan dengan sirah Khulafa’ur Rasyidin. Dimulai
dari masa kekhalifahan Abu Bakar ash-Shiddiq ra., kemudian masa kekhalifahan
Umar bin al-Khaththab, kemudian masa kekhalifahan Utsman bin Affan,
kemudian masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib, kemudian masa kekhalifahan
Al-Hasan bin Ali dan ditutup dengan proses terjadinya penyerahan kekuasaan
kepada Mu’awiyah bin Abi Sufyan pada tahun al-Jama’ah.
Memang, sekarang ini amat langka buku yang bercerita tentang keuta-maan
sahabat nabi yang bersih dari syubhat-syubhat Khawarij maupun Rafidhah. Di
samping itu banyak juga buku-buku sejarah yang memutar balik-kan fakta,
khususnya yang dikarang oleh selain ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
Dan di lain pihak ada sebagian penulis yang mengomentari pertikaian yang
terjadi di antara para sahabat dengan komentar yang tidak fair dan penilaian tidak
obyektif. Setiap penulis membawa misi masing-masing dan mengetengahkan ide
dan pemikirannya sendiri. Sehingga muncullah kesan negatif terhadap sebagian
sahabat nabi. Dan satu hal lagi adalah mereka kurang hati-hati dalam
mencantumkan riwayat. Banyak sekali riwayat yang tidak jelas asal-usulnya
mereka jadikan sebagai sandaran sejarah dan mereka jadikan sebagai tolak ukur
dalam memberi penilaian.
Kami berharap, semoga kehadiran buku ini dapat menambah wawasan sejarah
para pembaca sekalian. Khususnya bagi yang ingin mengetahui secara lebih
akurat peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa-masa keemasan Islam.
Dan kami juga mohon maaf bisa ada kekurangan di sana-sini. Sebagai
manusia kami tentunya tidak terlepas dari kesalahan dan kekeliruan. Oleh karena
itu kami mengharapkan kritik dan masukan para pembaca sekalian untuk lebih
menyempurnakan buku ini. Sebab buku-buku sejarah seperti ini merupakan
perbendaharaan yang sangat berharga bagi kaum muslimin, khususnya bagi anak
cucu kita dan generasi peneruss kita di masa mendatang.
Tidak lupa juga kami mengucapkan jazahumullah chairan kepada semua
pihak yang telah membantu terbitnya buku ini. Mudah-mudahan amal ini menjadi
amal shalih bagi kita semua dan bermanfaat bagi kita pada hari tiada lagi berguna
harta dan keturunan kecuali orang-orang yang datang menemui Allah dengan
membawa hati yang salim.
Akhirul kalam, kami bermohon kepada Allah semoga menjadikan amal ini
ikhlas semata-mata karena Allah dan memasukkannya ke dalam timbangan amal
kebaikan. Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segalanya.

Download buku disini

Categories: Aqidah, Buku
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: