Home > Buku > Kunci kebahagiaan (Ibnu Qayyim Al-Jauzi)

Kunci kebahagiaan (Ibnu Qayyim Al-Jauzi)


Segala puji bagi Allah SWT yang telah memudahkan jalan bagi hamba-hambq yang bertakwa untuk mendapatkan ridha-Nya, dan menjelaskan kepada mereka berbagai cara untuk memperoleh hidayah (petunjuk)-Nya. Dia yang menjadikan ittibaa’ur-Rasuul (mengikuti sunnah Rasul) sebagai tuntunan. Dia yang menjadikan orang-orang yang bertakwa sebagai hamba-hamba setia-Nya dan mereka menerima penghambaan tersebut tanpa mengambil yang lain sebagai tempat bersandar. Dia yang menetapkan keimanan dalam hati hamba-hamba-Nya dan mengokohkan mereka dengan ruh dari-Nya. Semua itu karena mereka meridhai Allah SWT sebagai Tuhan mereka, Islam -sebagai agama mereka, dan Muhammad sebagai Rasul mereka.
Segala puji bagi Allah yang mengangkat orang yang bertanggung jawab menjelaskan sunnah para rasul pada masa fatrah9; yang memberikan keistimewaan terhadap umat ini dengan sekelompok orang yang senantiasa konsisten terhadap kebenaran. Kelompok yang hingga hari kiamat tidak terancam oleh musuh-musuh yang memperdaya dan menentang mereka,10 meskipun manusia dan jin bersatu untuk memerangi mereka.

Mereka mengajak orang-orang yang tersesat menuju jalan kebenaran. Mereka tetap bersabar menerima celaan dari orang-orang sesat itu. Mereka membuka mata orang-orang buta dengan nur Ilahi. Mereka hidupkan kembali dengan Kitab Allah orang-orang yang hatinya telah mati. Mereka itulah sebaik-baik orang yang mendapat petunjuk dan berkata benar.
Betapa banyak korban iblis yang mereka selamatkan, betapa banyak orang sesat lagi bodoh yang tidak tahu cara berpikir telah mereka bimbing, serta betapa banyak orang yang membuat bid’ah dengan kedok kebenaran dalam agama Allah telah mereka singkirkan. Itu semua dilakukan dalam rangka berjihad/n sabiilillah untuk menggapai ridha-Nya, menjelaskan bukti-bukti keesaan dan kebenaran Allah SWT bagi alam semesta, untuk mendekatkan diri kepada Allah guna mendapatkan ridha dan surga-Nya. Mereka memerangi orang-orang yang keluar dari agama-Nya yang benar dan jalan-Nya yang lurus karena Allah. Juga memerangi orang-orang yang menegakkan panji-panji bid’ah dan menebarkan fitnah. Yakni, orang-orang yang menentang memperselisihkan, dan berkonspirasi untuk meninggalkan serta mencampakkan Al-Qur’an, dan kemudian mengambil yang lain sebagai penggantinya.
9 Masa Fatrah adalah masa tidak adanya rasul, yang berselang antara satu rasul dengan rasul lainny; penj.
10 Teks hadits diriwayatkan al-Bukhari (XIII/293) dalam Fath al-Baari dari hadits al-Mughirah bin
Syu’bah dan diriwayatkan pula oleh Imam Muslim (4872)
Pendahuluan
15
Tidak untuk tujuan komersil Maktabah Raudhatul Muhibbin
Saya memuji-Nya. Allah terpuji atas segala yang Dia tetapkan dan Dia putuskan. Saya meminta pertolongan-Nya sebagaimana permintaan orang yang mengetahui bahwa tiada Tuhan selain Dia dan tiada tuhan lain baginya kecuali Dia. Saya memohon petunjuk-Nya raenuju jalan orang-orang yang mendapatkan nikmat-Nya. Yakni, orang-orang yang telah Dia pilih untuk menerima kebenaran dan ridha-Nya. Saya bersyukur kepada-Nya, karena syukur akan menjamin berlipatnya anugerah. Saya memohon ampunan-Nya atas dosa-dosa yang menjadi penghalang antara hati dengan hidayah-Nya.
Saya berlindung kepada-Nya dari keburukan jiwa dan perbuatanku, sebagaimana hamba yang kembali kepada Tuhannya dengan menanggung dosa-dosa dan kesalahan. Saya berlindung kepada-Nya dari hawa nafsu yang menghinakan dan bid’ah yang menyesatkan. Karena sesungguhnya tidak akan merugi orang yang berpegang teguh kepada-Nya dan mendapatkan lindungan-Nya.
Saya bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan tiada sekutu bagi-Nya; sebuah kesaksian yang saya ikrarkan bersama orang-orang yang bersaksi dengan setulus hati. Saya akan mempertahankan kesaksianku itu ketika menghadapi para pembangkang. Saya simpan di sisi-Nya sebagai bekal kelak di hari kiamat. Saya bersaksi bahwa yang halal adalah apa yang dihalalkan-Nya, yang haram adalah apa yang diharamkan oleh-Nya, dan agama adalah yang disyariatkan-Nya. Saya bersaksi bahwa hari kiamat tidak diragukan lagi kedatangannya, dan Allah pasti akan membangkitkan manusia dari kuburnya.
Saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya yang terpilih, Nabi-Nya yang Dia ridhai, dan Rasul-Nya yang benar serta diikuti. Beliau adalah Rasul yang ucapannya tidak keluar dari hawa nafsu, tetapi dari wahyu yang Allah berikan kepadanya. Allah mengutusnya sebagai rahmat bagi semesta, sebagai petunjuk bagi orang yang menuju kepada-Nya, serta sebagai bukti atas kebenaran Allah, Tuhan semesta alam. Beliau diutus di saat tiada nabi dan rasul, maka melalui beliaulah Allah memberi petunjuk kepada manusia menuju jalan yang lurus dan benar.
Allah SWT mewajibkan hamba-hamba-Nya untuk menaati, mengagungkan, menghormati, memuliakan, dan memenuhi semua hak beliau. Allah SWT menutup semua jalan menuju surga-Nya, dan tak seorang pun mampu membuka jalan tersebut kecuali melalui jalan rasul-Nya. Maka, dengannya Allah SWT lapangkan dada orang yang mengikuti sunnahnya dan selalu mengingatnya. Melalui beliau, Allah SWT memberikan ilmu kepada orang-orang bodoh, memberi petujuk kepada orang sesat, membuka mata yang buta, membuka telinga yang tuli, dan menyingkap hati yang tertutup.
Rasulullah saw. senantiasa menjalankan perintah Allah SWT dan tiada seorang pun yang mampu menghalanginya. Beliau senantiasa mengajak manusia kepada Allah SWT, dan tiada seorang pun yang mampu merintanginya, hingga berkat risalahnya dunia menjadi terang dan kegelapan sirna. Hati pun menyatu dalam kasih sayang setelah bercerai- berai karena permusuhan. Dakwah beliau terus berjalan bak sinar matahari menjelajahi gugusan-gugusan bumi.
16
Kunci Kebahagiaan
Tidak untuk tujuan komersil Maktabah Raudhatul Muhibbin
Agama beliau sampai ke segala penjuru yang raengalami pergantian siang dan malam. Di saat Allah SWT telah menyempurnakan agama dan nikmat-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang beriman, Dia pun mengambil dan memindahkan Muhammad saw. ke sisi-Nya (ar-rafiiq al-a ‘la); ke surga-Nya yang paling tinggi dan paling indah. Nabi Muhammad saw. berpisah dengan umatnya dan meninggalkan mereka dalam agama yang suci11. Hanya orang-orang binasa yang menyimpang dari agama itu. Maka, Allah SWT senantiasa bershalawat kepada beliau dan kepada keluarga beliau yang suci dengan shalawat yang abadi, shalawat yang tidak akan berganti selama tujuh langit dan tujuh bumi masih ada.
Click disini untuk download

Categories: Buku
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: